Ilmu pengetahuan muncul sebagai akibat dari aktivitas untuk pemenuh kebutuhan hidup manusia,baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohani. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak bisa di pisahkan dari lembaga pendidikan. Seiring bertambahnya jaman, semakin berkembangnya teknologi, perkembangan ilmu pengetahuanpun akan terus berjalan.


Pertengahan tahun 1990, Indonesia pernah memproduksi mobil yang dikenal dengan nama mobil Timor. Setelah bangkrut pada tahun 1997 Indonesia tidak pernah lagi memproduksi mobil. Setelah sekian lama, Indonesia akhirnya mempunyai produk otomotif lokal yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau, yaitu mobil Kiat Esemka yang dibuat oleh murid-murid SMK di Solo. Dengan memanfaatkan perkembangan tekhnologi dan bimbingan guru pengajar, mereka bisa membuat mobil lokal, dimana prestasi yang mereka buat akan sangat mempengaruhi berkembangnya ilmu pengetahuan di  jaman modern seperti sekarang ini.

Ilmu pengetahuan pada dasarnya dapat kita temukan kapanpun dan dimanapun, tidak selalu terkait dengan tekhnologi. Seperti contoh, seorang anak kelas 6 SD berhasil membuat satu penemuan. Hanya dengan mendengarkan penjelasan dari gurunya di sekolah dan referensi buku, dia berhasil membuat obat untuk membekukan darah yang keluar saat kita terluka. Obat yang dibuatnya berbahan dasar sederhana yaitu kulit atau cangkang telur, yang kemudian di hancurkan hingga halus. Saat remukan cangkang telur itu ditaburkan di atas darah, terbukti bahwa darah itu lebih cepat membeku.

Dari 2 contoh diatas, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan memang terkait dengan tekhnologi. Namun terkadang tekhnologi juga membatasi sebagian orang untuk belajar. Maka bagi sebagian orang itu jangan berputus asa untuk membantu berkembangnya ilmu pengetahuan, karna pengetahuan dapat kita temukan dimanapun, kapanpun dengan hal kecil sekalipun.